• Shop
  • My Account
    • Cart
    • Checkout
  • Contact Us
Monday, May 11, 2026
  • Login
Advertisement
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
    • Home – Layout 4
    • Home – Layout 5
  • Travel News
    Thailand Catat Penurunan 7,44% Jumlah Wisatawan Asing di 2025

    Thailand Catat Penurunan 7,44% Jumlah Wisatawan Asing di 2025

    Maskapai Besar Eropa Berpotensi Coret Israel dari Rute Penerbangan

    Maskapai Besar Eropa Berpotensi Coret Israel dari Rute Penerbangan

    Travel Warning Australia ke Bali (Banjir): Kadispar Pastikan Bali Aman dan Siap Sambut Wisatawan

    Travel Warning Australia ke Bali (Banjir): Kadispar Pastikan Bali Aman dan Siap Sambut Wisatawan

    Purple Season Salah Satu Wisata Unik di Arab Saudi

    Purple Season Salah Satu Wisata Unik di Arab Saudi

    Kecantikan di Balik Kegagahan Colosseum Roma Kala Malam

    Kecantikan di Balik Kegagahan Colosseum Roma Kala Malam

    12 Camping Ground Terbaik 2025 di Bogor untuk Liburan Bareng Teman dan Keluarga

    12 Camping Ground Terbaik 2025 di Bogor untuk Liburan Bareng Teman dan Keluarga

    Trending Tags

    • Backpacker
    • Gear
    • Resources
    • Solo Travel
    • Tips
    • Trip Plan
    • Food
  • Destination
    Keindahan Pantai Kuyon, Surga Tersembunyi di Jawa Timur

    Keindahan Pantai Kuyon, Surga Tersembunyi di Jawa Timur

    Intip Permata Tersembunyi di Jantung Chinatown Malaysia

    Intip Permata Tersembunyi di Jantung Chinatown Malaysia

    Itinerary Seharian di Bromo Jawa Timur, dari Sunrise hingga Sunset

    Itinerary Seharian di Bromo Jawa Timur, dari Sunrise hingga Sunset

    12 Pantai Terindah di Pacitan, Surga Tersembunyi di Selatan Jawa Timur

    Anti Bom dan Tidak Bisa Dipindahkan, Ini ‘Kesaktian’ Batu Eon

    Waktu Car Free Night Malioboro Diubah, Kini Dimulai Lebih Awal Demi Kenyamanan Pengunjung

    Waktu Car Free Night Malioboro Diubah, Kini Dimulai Lebih Awal Demi Kenyamanan Pengunjung

  • Travel Ideas

    12 Pantai Terindah di Pacitan, Surga Tersembunyi di Selatan Jawa Timur

    Sejarah Singkat Tebet Eco Park, Dulunya Dikenal sebagai “Teman Honda”

    Sejarah Singkat Tebet Eco Park, Dulunya Dikenal sebagai “Teman Honda”

    Waktu Car Free Night Malioboro Diubah, Kini Dimulai Lebih Awal Demi Kenyamanan Pengunjung

    Waktu Car Free Night Malioboro Diubah, Kini Dimulai Lebih Awal Demi Kenyamanan Pengunjung

    Oase Hijau di Tengah Ibu Kota: Lokasi, Jam Buka, dan Harga Tiket Hutan Kota Serengseng

    Oase Hijau di Tengah Ibu Kota: Lokasi, Jam Buka, dan Harga Tiket Hutan Kota Serengseng

    Parade Kostum Palagan Nite Carnival Tarik Ribuan Penonton

    Parade Kostum Palagan Nite Carnival Tarik Ribuan Penonton

    Wisata Malam Ragunan, Satwa Apa Saja yang Bisa Dilihat?

    Wisata Malam Ragunan, Satwa Apa Saja yang Bisa Dilihat?

  • Food & Drink
    Kuliner Jadi Alasan Utama Wisatawan Indonesia Memilih Destinasi Liburan

    Kuliner Jadi Alasan Utama Wisatawan Indonesia Memilih Destinasi Liburan

    Pesona Tersembunyi Sukabumi (Petualangan Rasa di Bukit Durian Sagara)

    Pesona Tersembunyi Sukabumi (Petualangan Rasa di Bukit Durian Sagara)

    Sushi Rame Resmi Hadir di Solo dengan Nuansa Shibuya Station dan Menu Mulai Rp 10.000

    Sushi Rame Resmi Hadir di Solo dengan Nuansa Shibuya Station dan Menu Mulai Rp 10.000

    Akhir Pekan Lebih Seru! 5 Destinasi Wisata di Jogja yang Pasti Disukai Anak-anak

    Akhir Pekan Lebih Seru! 5 Destinasi Wisata di Jogja yang Pasti Disukai Anak-anak

    Serunya Liburan di Dino Park Gunung Pundut Gresik: Naik Perahu dan Dokar Dino yang Bikin Ketagihan!

    Serunya Liburan di Dino Park Gunung Pundut Gresik: Naik Perahu dan Dokar Dino yang Bikin Ketagihan!

    Vietnam Anti Mainstream: Itinerary 6 Hari 5 Malam Seru yang Bikin Liburanmu Berbeda!

    Vietnam Anti Mainstream: Itinerary 6 Hari 5 Malam Seru yang Bikin Liburanmu Berbeda!

  • Video
No Result
View All Result
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
    • Home – Layout 4
    • Home – Layout 5
  • Travel News
    Thailand Catat Penurunan 7,44% Jumlah Wisatawan Asing di 2025

    Thailand Catat Penurunan 7,44% Jumlah Wisatawan Asing di 2025

    Maskapai Besar Eropa Berpotensi Coret Israel dari Rute Penerbangan

    Maskapai Besar Eropa Berpotensi Coret Israel dari Rute Penerbangan

    Travel Warning Australia ke Bali (Banjir): Kadispar Pastikan Bali Aman dan Siap Sambut Wisatawan

    Travel Warning Australia ke Bali (Banjir): Kadispar Pastikan Bali Aman dan Siap Sambut Wisatawan

    Purple Season Salah Satu Wisata Unik di Arab Saudi

    Purple Season Salah Satu Wisata Unik di Arab Saudi

    Kecantikan di Balik Kegagahan Colosseum Roma Kala Malam

    Kecantikan di Balik Kegagahan Colosseum Roma Kala Malam

    12 Camping Ground Terbaik 2025 di Bogor untuk Liburan Bareng Teman dan Keluarga

    12 Camping Ground Terbaik 2025 di Bogor untuk Liburan Bareng Teman dan Keluarga

    Trending Tags

    • Backpacker
    • Gear
    • Resources
    • Solo Travel
    • Tips
    • Trip Plan
    • Food
  • Destination
    Keindahan Pantai Kuyon, Surga Tersembunyi di Jawa Timur

    Keindahan Pantai Kuyon, Surga Tersembunyi di Jawa Timur

    Intip Permata Tersembunyi di Jantung Chinatown Malaysia

    Intip Permata Tersembunyi di Jantung Chinatown Malaysia

    Itinerary Seharian di Bromo Jawa Timur, dari Sunrise hingga Sunset

    Itinerary Seharian di Bromo Jawa Timur, dari Sunrise hingga Sunset

    12 Pantai Terindah di Pacitan, Surga Tersembunyi di Selatan Jawa Timur

    Anti Bom dan Tidak Bisa Dipindahkan, Ini ‘Kesaktian’ Batu Eon

    Waktu Car Free Night Malioboro Diubah, Kini Dimulai Lebih Awal Demi Kenyamanan Pengunjung

    Waktu Car Free Night Malioboro Diubah, Kini Dimulai Lebih Awal Demi Kenyamanan Pengunjung

  • Travel Ideas

    12 Pantai Terindah di Pacitan, Surga Tersembunyi di Selatan Jawa Timur

    Sejarah Singkat Tebet Eco Park, Dulunya Dikenal sebagai “Teman Honda”

    Sejarah Singkat Tebet Eco Park, Dulunya Dikenal sebagai “Teman Honda”

    Waktu Car Free Night Malioboro Diubah, Kini Dimulai Lebih Awal Demi Kenyamanan Pengunjung

    Waktu Car Free Night Malioboro Diubah, Kini Dimulai Lebih Awal Demi Kenyamanan Pengunjung

    Oase Hijau di Tengah Ibu Kota: Lokasi, Jam Buka, dan Harga Tiket Hutan Kota Serengseng

    Oase Hijau di Tengah Ibu Kota: Lokasi, Jam Buka, dan Harga Tiket Hutan Kota Serengseng

    Parade Kostum Palagan Nite Carnival Tarik Ribuan Penonton

    Parade Kostum Palagan Nite Carnival Tarik Ribuan Penonton

    Wisata Malam Ragunan, Satwa Apa Saja yang Bisa Dilihat?

    Wisata Malam Ragunan, Satwa Apa Saja yang Bisa Dilihat?

  • Food & Drink
    Kuliner Jadi Alasan Utama Wisatawan Indonesia Memilih Destinasi Liburan

    Kuliner Jadi Alasan Utama Wisatawan Indonesia Memilih Destinasi Liburan

    Pesona Tersembunyi Sukabumi (Petualangan Rasa di Bukit Durian Sagara)

    Pesona Tersembunyi Sukabumi (Petualangan Rasa di Bukit Durian Sagara)

    Sushi Rame Resmi Hadir di Solo dengan Nuansa Shibuya Station dan Menu Mulai Rp 10.000

    Sushi Rame Resmi Hadir di Solo dengan Nuansa Shibuya Station dan Menu Mulai Rp 10.000

    Akhir Pekan Lebih Seru! 5 Destinasi Wisata di Jogja yang Pasti Disukai Anak-anak

    Akhir Pekan Lebih Seru! 5 Destinasi Wisata di Jogja yang Pasti Disukai Anak-anak

    Serunya Liburan di Dino Park Gunung Pundut Gresik: Naik Perahu dan Dokar Dino yang Bikin Ketagihan!

    Serunya Liburan di Dino Park Gunung Pundut Gresik: Naik Perahu dan Dokar Dino yang Bikin Ketagihan!

    Vietnam Anti Mainstream: Itinerary 6 Hari 5 Malam Seru yang Bikin Liburanmu Berbeda!

    Vietnam Anti Mainstream: Itinerary 6 Hari 5 Malam Seru yang Bikin Liburanmu Berbeda!

  • Video
No Result
View All Result
No Result
View All Result

Stairlift di Borobudur: Solusi Aksesibilitas atau Ancaman untuk Cagar Budaya? [Pro-Kontra]

alvkerenselalu by alvkerenselalu
May 30, 2025
in Destination, travel info
0 0
0
Home Destination

Baru-baru ini, Candi Borobudur ramai diperbincangkan karena pemasangan stairlift sementara untuk kunjungan kenegaraan Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Presiden terpilih Prabowo Subianto. Fasilitas ini dipasang demi memudahkan aksesibilitas kedua pemimpin negara saat menapaki tangga candi yang curam.

Namun, pro dan kontra langsung mencuat. Di satu sisi, stairlift dinilai memberikan solusi praktis untuk wisatawan dengan mobilitas terbatas. Di sisi lain, muncul kekhawatiran akan dampaknya terhadap keaslian situs warisan dunia berusia ribuan tahun ini.

Detail Teknis Pemasangan Stairlift

Pemasangan stairlift di Candi Borobudur dilakukan di sisi kanan tangga menuju lantai 3 hingga 7. Desainnya menggunakan plat baja portabel berlapis anti karat dengan berat total sekitar 160kg per unit. Yang menarik, model ini menggunakan sistem modular yang bisa dibongkar dalam hitungan jam tanpa meninggalkan jejak permanen.

Sistem Penyangga Non-Invasif

Pemasangannya tidak menggunakan metode konvensional seperti pengeboran atau paku. Alih-alih, teknisi memanfaatkan sistem counterweight berbobot 300kg yang dipasang di platform khusus. Teknik ini mirip dengan pendekatan zero intrusion yang dipakai di bangunan bersejarah Eropa.

Dua metode utama yang digunakan:

  1. Bracket adjustable: Menempel pada permukaan batu menggunakan klem berlapis karet neoprene
  2. Sand ballast system: Sistem pemberat yang didistribusikan merata di sepanjang jalur rel

Perbandingan Biaya dengan Stairlift Komersial

Di pasar komersial, harga stairlift bervariasi tergantung tipe rel:

  • Straight rail: Rp44.8-92.3 juta per unit
  • Curved rail: Rp112.7-180.8 juta (karena fabrikasi khusus)

Sesuai data pasar 2025, biaya proyek heritage seperti Borobudur biasanya 2-3 kali lipat harga komersial karena pertimbangan:

  • Material khusus
  • Tenaga ahli konservasi
  • Asuransi kerusakan

Reaksi Berbagai Pihak

Pemasangan stairlift di Candi Borobudur memicu tanggapan beragam dari para pemangku kepentingan. Mulai dari ahli warisan budaya yang khawatir akan dampaknya, komunitas disabilitas yang menyambut positif, hingga jawaban resmi dari pengelola.

Kekhawatiran Ahli Arkeologi

Ikatan Ahli Arkeologi Indonesia (IAAI) angkat bicara soal risiko kerusakan fisik dan penurunan citra situs warisan dunia ini. Mereka mengingatkan bahwa perubahan apa pun di kawasan cagar budaya harus mengacu pada UU No.11/2010 tentang Cagar Budaya.

Beberapa poin utama yang mereka tekankan:

  • Potensi abrasi permukaan batu akibat gesekan
  • Dampak visual yang mengganggu keaslian struktur candi
  • Perlindungan nilai autentisitas sebagai warisan dunia UNESCO

Dukungan Komunitas Disabilitas

Di sisi lain, Tanto Soegito Harsono dari Walubi menyebut ini sebagai terobosan penting. “Akses bagi penyandang disabilitas selama ini terbatas, ini langkah maju,” ujarnya melalui Twitter.

Bhante Rungdet, seorang biksu senior, menambahkan dari aspek filosofi: “Borobudur dibangun sebagai tempat pembebasan penderitaan. Aksesibilitas justru selaras dengan semangat itu.”

Klarifikasi InJourney

Manajemen PT TWC Borobudur (di bawah InJourney) memberikan penjelasan resmi:

  • Stairlift bersifat sementara, khusus untuk kunjungan VIP
  • Tidak ada perubahan permanen pada struktur candi
  • Bukan eskalator, melainkan sistem transportasi kursi tunggal

Mereka juga menyebut tidak ada kerusakan yang terjadi selama pemasangan. Sistem yang dipakai dirancang khusus oleh tim ahli konservasi untuk meminimalkan sentuhan langsung dengan batu kuno.

Pilihan Alternatif yang Sempat Diusulkan

Sebelum memutuskan menggunakan stairlift, pengelola Candi Borobudur sempat mempertimbangkan beberapa opsi lain. Setiap alternatif memiliki kelebihan sekaligus tantangan tersendiri, terutama terkait kelayakan teknis dan dampak terhadap struktur candi.

Tandu Tradisional (Palanken)

Sistem pengangkutan manual dengan palanken sempat dipertimbangkan sebagai solusi paling minimalis. Cara ini sebenarnya sudah dipakai di beberapa kompleks candi terpencil. Namun terbukti kurang praktis untuk Borobudur karena:

  1. Jumlah tangga terlalu banyak: Total 2.672 panel relief dengan ketinggian berbeda-beda
  2. Risiko keamanan: Potensi terpeleset saat hujan atau cuaca lembap
  3. Waktu tempuh lama: Rata-rata 45 menit untuk mencapai puncak

Ramp Kayu ala Angkor Wat

Kamboja memilih membuat jalur kayu sementara di Angkor Wat untuk acara khusus. Sistem ini sempat diteliti tapi cepat dikesampingkan karena:

  • Kebutuhan ruang: Dibutuhkan area 3x lebih lebar dibanding stairlift
  • Material sensitif: Kayu bereaksi terhadap kelembapan tinggi di Borobudur
  • Instalasi rumit: Harus menyesuaikan kontur tangga yang tidak seragam

Solusi Teknologi Ringan

Beberapa ahli mengusulkan teknologi non-fisik seperti tur virtual reality atau augmented reality. Meski inovatif, solusi ini belum bisa memenuhi kebutuhan:

  1. Pengalaman langsung: Banyak pengunjung ingin merasakan atmosfer candi secara fisik
  2. Aspek spiritual: Tidak menggantikan ritual nyata seperti berjalan mengelilingi stupa

Alasan utama stairlift akhirnya dipilih terletak pada fleksibilitasnya. Sistem ini bisa dipasang dan dicopot dalam hitungan jam tanpa mengubah struktur candi. Bandingkan dengan ramp kayu yang membutuhkan setidaknya 3 hari pemasangan, atau palanken yang bergantung pada tenaga manusia.

Dampak Jangka Panjang & Preseden Global

Pemasangan stairlift di Borobudur bukan sekadar tentang aksesibilitas hari ini. Ini membuka percakapan lebih besar: bagaimana situs warisan dunia bisa tetap relevan tanpa mengorbankan integritasnya. Borobudur bukan yang pertama menghadapi dilema ini. Shwedagon Pagoda di Myanmar sudah lebih dulu mencari titik temu antara konservasi dan inklusivitas.

Borobudur vs. Shwedagon: Dua Pendekatan Berbeda

Shwedagon Pagoda, salah satu situs Buddhis tersuci di dunia, memilih jalur berbeda. Mereka memasang lift permanen di sisi timur yang dirancang mirip struktur tradisional. Bedanya dengan Borobudur:

  1. Material: Menggunakan batu lokal yang menyatu dengan arsitektur asli
  2. Lokasi: Dibangun di area yang bukan bagian utama pagoda
  3. Fitur tambahan: Dilengkapi jalan landai dengan pegangan khusus

Tapi solusi Shwedagon tidak serta merta bisa ditiru Borobudur. Candi kita punya tantangan unik:

  • Struktur vertikal: Tangga Borobudur lebih curam dan sempit
  • Material sensitif: Batu andesit lebih rentan daripada bata di Shwedagon
  • Protokol UNESCO: Borobudur masuk daftar warisan dunia dengan regulasi lebih ketat

Tren Global: Aksesibilitas Tanpa Merusak Autentisitas

Dunia sedang bergerak ke arah solusi hybrid. Data terbaru menunjukkan beberapa pola menarik:

  • 71% situs warisan dunia kini punya minimal satu fasilitas aksesibilitas
  • 55% memilih modifikasi sementara ketimbang permanen
  • Teknologi imersif seperti tur virtual mulai dilirik untuk area ultra-sensitif

Seperti diungkapkan dalam prinsip inklusivitas UNESCO, kuncinya ada pada “intervensi minimal dengan dampak maksimal”. Ambil contoh:

  1. Colosseum: Memasang lift kaca transparan di area bekas gladiator
  2. Angkor Wat: Membuat jalur kayu yang bisa dibongkar pasang
  3. Machu Picchu: Mengombinasikan kereta kecil dengan jalur alternatif

Pertanyaan yang Belum Terjawab

Fenomena stairlift Borobudur meninggalkan beberapa diskusi terbuka:

  • Standarisasi global: Perlukah UNESCO membuat pedoman khusus untuk modifikasi aksesibilitas?
  • Skala prioritas: Haruskah setiap candi punya solusi berbeda-beda?
  • Partisipasi komunitas: Sejauh mana suara penyandang disabilitas dipertimbangkan?

Yang jelas, kasus Borobudur sedang menguji batas-batas pelestarian di era modern. Seperti diskusi terbaru tentang makna universal warisan budaya, bukan cuma tentang melindungi batu-batu tua. Tapi juga memastikan nilai-nilainya tetap hidup dan bisa diakses generasi sekarang.

Pelajaran dari Shwedagon dan situs lain menunjukkan: solusi terbaik biasanya muncul ketika semua pihak duduk bersama. Bukan cuma ahli konservasi dan arsitek, tapi juga penyandang disabilitas, komunitas lokal, dan praktisi spiritual.

Conclusion

Kasus stairlift Borobudur menyisakan pertanyaan penting: bagaimana Indonesia bisa memenuhi hak disabilitas tanpa mengorbankan pelestarian cagar budaya?

Dari Acropolis hingga Angkor Wat, dunia sudah memberi contoh solusi kreatif. Tantangannya adalah menciptakan pendekatan lokal yang seimbang antara aksesibilitas dan konservasi.

Bagaimana pendapatmu? Apa solusi terbaik untuk situs warisan kita yang rapuh tapi juga harus inklusif?

Tags: BorobudurCandiIndonesiaJawa TengahTempat Wisatatravel
ShareTweet
alvkerenselalu

alvkerenselalu

Next Post
Pantai Kelingking Nusa Penida: Spot Instagramable dengan Tebing T-Rex4

Pantai Kelingking Nusa Penida: Spot Instagramable dengan Tebing T-Rex4

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Mau Liburan ke China? Ini Estimasi Biaya yang Harus Kamu Siapkan!

Mau Liburan ke China? Ini Estimasi Biaya yang Harus Kamu Siapkan!

April 13, 2025
Itinerary Pendakian Gunung Merbabu via Thekelan: Serunya Naik Gunung Hemat Rp 800 Ribuan dari Jakarta!

Itinerary Pendakian Gunung Merbabu via Thekelan: Serunya Naik Gunung Hemat Rp 800 Ribuan dari Jakarta!

May 8, 2025
Lembah Baliem Papua: Budaya Asli Suku Dani yang Memikat

Lembah Baliem Papua: Budaya Asli Suku Dani yang Memikat

April 25, 2025
Vietnam Anti Mainstream: Itinerary 6 Hari 5 Malam Seru yang Bikin Liburanmu Berbeda!

Vietnam Anti Mainstream: Itinerary 6 Hari 5 Malam Seru yang Bikin Liburanmu Berbeda!

April 16, 2025
MarketMingle: Financial Market Updates

MarketMingle: Financial Market Updates

0
HealthyHabitat: Wellness Tips and Healthcare News

HealthyHabitat: Wellness Tips and Healthcare News

0
CultureCurrents: Arts and Cultural Events

CultureCurrents: Arts and Cultural Events

0
EcoEcho: Environmental Conservation News

EcoEcho: Environmental Conservation News

0
Rindu Alam Probolinggo, Wisatawan Kembali ke Bromo hingga Pacu Jet Ski di Pantai Bentar

Rindu Alam Probolinggo, Wisatawan Kembali ke Bromo hingga Pacu Jet Ski di Pantai Bentar

December 26, 2025

5 Pilihan Staycation di Jakarta dengan Vibes Bali, Cocok buat Liburan Singkat

December 25, 2025
Libur Nataru, Pelajar Gratis Masuk ke Planetarium Jakarta

Libur Nataru, Pelajar Gratis Masuk ke Planetarium Jakarta

December 24, 2025
Wisata ke Dieng, Pengendara Diimbau Hindari Lewat Jalur Curug Sikarim

Wisata ke Dieng, Pengendara Diimbau Hindari Lewat Jalur Curug Sikarim

December 23, 2025

We bring you the best Premium WordPress Themes that perfect for news, magazine, personal blog, etc.

Read more

Categories

  • Business
  • Destination
  • Entertainment
  • Food & Drink
  • Health
  • Lifestyle
  • News
  • Photo
  • Politics
  • Sustainability
  • Technology
  • Travel
  • Travel Ideas
  • travel info
  • Uncategorized
  • Video
  • Viral
  • Wisata

Tags

Backpacker bali Bandung Bengkulu Business Camping destination Destinations Entertainment Filipina Food Gear Indonesia jakarta Jawa Timur Jepang keselamatan wisata Korea Utara Liburan libur Nataru lifestyle malang Pantai pantai Jawa Timur pariwisata berkelanjutan Resources singapura Solo Travel Tempat Wisata Terumbu Karang Tips travel travel ideals travel ideas travel info Trip Plan Turis Asing UNESCO Viral Wisata wisata alam wisata edukatif wisata Jawa Tengah Wisatawan Yogyakarta

Recent News

Rindu Alam Probolinggo, Wisatawan Kembali ke Bromo hingga Pacu Jet Ski di Pantai Bentar

Rindu Alam Probolinggo, Wisatawan Kembali ke Bromo hingga Pacu Jet Ski di Pantai Bentar

December 26, 2025

5 Pilihan Staycation di Jakarta dengan Vibes Bali, Cocok buat Liburan Singkat

December 25, 2025

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
    • Home – Layout 4
    • Home – Layout 5
  • Travel News
  • Destination
  • Travel Ideas
  • Food & Drink
  • Video

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.