1. Menyambut Pesona Gunung Geulis
Gunung Geulis terletak di perbatasan Kabupaten Sumedang — tepatnya di pertemuan Kecamatan Jatinangor, Cimanggung, dan Tanjungsari. Dengan ketinggian sekitar 1.281 meter di atas permukaan laut, gunung ini menyuguhkan panorama luar biasa: pemandangan kota Jatinangor yang hijau, pertanian, dan hamparan perbukitan serta lembah yang memesona detikTravel.
Area ini populer sebagai destinasi wisata alam, edukasi, dan relaksasi. Dari kaki gunung terbentuk Teras Gunung Geulis, bekas lahan galian yang kini berubah menjadi spot instagramable—termasuk wahana flying fox, saung, dan area bersantai sambil menikmati lampu kota di malam hari detikcomdetikTravel.
2. Hutan Lindung dan Nilai Ekologis
Sejatinya, Gunung Geulis bukan sekadar destinasi estetika. Area ini merupakan hutan lindung penting bagi kawasan Jatinangor. Fungsi ekologisnya mencakup:
- Mengatur tata air, menyokong pasokan air bersih,
- Mengurangi erosi tanah di wilayah peralihan kota dan pedesaan,
- Menjaga kesuburan tanah di sekitarnya.
detikTravel
Belum lagi keberadaan makam yang dikaitkan dengan legenda lokal —misalnya “Nyi Geulis”, yang memberi nama pada gunung ini—menambah nuansa mistis yang menghiasi narasi destinasi tersebut .
3. Di Balik Keindahan: Risiko Gempa Melintang
Gunung Geulis berdiri tak jauh dari Sesar Cileunyi–Tanjungsari, sesar aktif yang memiliki potensi gempa menengah hingga kuat detikTraveldetikcom. Pada 31 Desember 2023, gempa berkekuatan Magnitudo 4,8 SR mengguncang Sumedang, yang BPBMG dan Badan Geologi kaitkan sebagai akibat aktivitas sesar ini bandung.kompas.comKementerian ESDM.
Selain itu, gempa dangkal berkekuatan M 3,7 terjadi pada Mei 2025 di kawasan ini, menyanggah bahwa wilayah tersebut memang zonasi rawan gempa bumi menengah hingga tinggi ANTARA Newsgeologi.esdm.go.id. Wilayah Sumedang secara geologi banyak mengandung endapan kuarter yang lunak dan mudah tergerus, memperkuat efek guncangan gempa ketika terjadi. ANTARA News Sumatera SelatanMapay Bandung
4. Bencana Longsor & Penataan Wilayah
Selain risiko gempa, Gunung Geulis juga dikaitkan dengan risiko longsor. Contohnya, longsor pada 2022 sempat memicu banjir bandang yang merusak pemukiman di bawah gunung detikcom. Ini memperjelas perlunya pengelolaan lingkungan dan tata ruang yang tepat.
Merespons kondisi ini, DPRD Jabar menilai bahwa penataan lingkungan seperti penghijauan di sekitar Gunung Geulis dapat menjadi langkah mitigasi bencana sekaligus memperkuat ekosistem Banten Antara News.
5. Mengelola Pesona dengan Kehati-hatian
Wisatawan dan pendaki harus menyadari dualitas unik dari Gunung Geulis: keindahan dan kedinamisannya yang berisiko. Akses yang mudah dan jalur pendakian yang cenderung ramah membuatnya ideal untuk pemula. Namun:
- Waspadai potensi gempa dan longsor, terutama saat musim hujan,
- Patuhi arahan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) terkait cuaca ekstrem atau kondisi darurat,
- Hindari bangunan tidak tahan gempa dan kawasan rawan longsor,
- Dukung inisiatif penanaman pohon dan pelestarian hutan di lapisan perbukitan.
6. Simpulan: Menyikapi Gunung Geulis dengan Bijak
Gunung Geulis adalah contoh harmoni antara keindahan alam dan tantangan geologis. Kawasan ini pantas dikembangkan sebagai destinasi wisata edukatif, namun harus diimbangi mitigasi bencana dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan. Dengan demikian, generasi mendatang pun dapat menikmati pesona Gunung Geulis dengan aman dan berkelanjutan.






























